Jumat, 16 Agustus 2013
belajar
Gua pernah nyimpen rasa ke seseorang, rasa percaya dengan apa yang dia ucapkan, percaya dengan tingkahnya akan selalu benar, tapi ungkapan itu ternyata salah, ternyata, ia yang kuanggap sempurna, masih memiliki celah yang banyak, bahkan sampai pernah ia membuatku tercengang, tercengang karena melihat barang milikku yang telah lama menghilang ternyata ada di tangannya, bahkan ia menggendongnya dengan percaya dirinya, tanpa merasa berslah sedikitpun. sejak saat itulah aku mengambil kesimpulan, bahwa tidak ada manusia yang sempurna, tidak ada manusia yang tidak memiliki aib, setiap manusia memilikinya, dan hanya ia dan Sang Penciptalah yang mengetahuinya. Janganlah kita seakan menuhankan seseorang yang jelas ia memiliki kekurangan, kadang ada perkataan darinya yang itu adalah dusta, dan kadang ada kata darinya yang membuat hati seakan teriris pisau yang tajam, karana itulah manusia. manusia tempat daripada kesalahan dan kelalaian, tapi jangan hanya mengira bhwa manusia itu tempatnya kesalahan, dan malah mengira bahwa setiap kesalahan adalah wajar, kita tetap harus memperbaiki diri hingga menjadi semakin baik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar